Perjalanan exploration walk kami di Kebun Teh Tambi, Wonosobo berlangsung dengan suasana yang menyenangkan, sejuk, dan penuh kebersamaan. Hamparan hijau perkebunan teh dengan udara dingin khas dataran tinggi Wonosobo membuat perjalanan ini terasa sangat berkesan untuk dinikmati bersama teman-teman Local Guides.
Kami juga mengajak Mas Rendyanto dari Gresik yang tertarik mengenal komunitas Local Guides dan akhirnya ikut bergabung dalam exploration walk bersama kami.
Selama kegiatan berlangsung, kami menikmati suasana Kebun Teh Tambi sambil mendokumentasikan berbagai sudut pemandangan indah untuk dibagikan di Google Maps maupun Local Guides Connect. Selain menikmati suasana alam, kami juga melakukan beberapa kontribusi seperti menambahkan foto, review, dan berbagi pengalaman untuk membantu wisatawan lain mendapatkan informasi yang lebih bermanfaat tentang lokasi ini.
Sebelum memulai eksplorasi kebun teh, kami juga menikmati kuliner khas Wonosobo bersama-sama seperti mie ongklok dan tempe kemul. Tempe kemul menjadi salah satu makanan favorit kami saat menikmati udara dingin dataran tinggi Wonosobo.
Selain menjadi perjalanan eksplorasi, meetup ini juga menjadi kesempatan untuk saling mengenal, berbagi cerita, dan membangun koneksi positif bersama sesama Local Guides maupun peserta baru yang baru mengenal komunitas ini.
menarik nya walaupun kunjungan ke kebun teh, mata kami tertuju pada Tempe kemul jajanan lokal khas Wonosobo terimakasih mas @Andhyka seru kegiatan nya.
Aku juga baru tau kalau Mie Ongklok itu Khas Wonosobo Mbak @NunungAfuah. Itu aku baru direkomendasikan Mas @ISAIKBALULSURUR. Saya tanya warlok Mie Ongklok itu kayak mie nyemek dengan bumbu khas mereka dengan taburan kacang parut dan kecap
Aaaak seru banget jalan-jalan ngeteh cantik di Tambi, dapet teman-teman baru pula. Fix ini definisi meetup yang komplit! Thanks udah sharing recapnya yang detil. Kapan-kapan pengen ikutan dehh
Makasih udah mention saya dan @Velvel udah jadi “early participants” #MONOLOGUE challenge. Ditunggu yaa post berikutnya
Hai Mas @Andhyka dan teman-teman, wah serunya menikmati dataran tinggi dengan pemandangan hijau, udara adem, dan pastinya dengan hidangan yang nikmat, salah satunya Tempe Kemul yang bikin ngiler sejak dari kalian bagikan di chat group
Aku juga baru tau ada menu ini lho.
Ini hanya ditemukan di Wonosobo atau juga di daerah lain, Mas?
Ngebayangin lagi dingin makan tempe kemul hangat bersama kopi hitam panas Nikmat mana yang kau dustakan hahaha..
Terima kasih sudah berbagi cerita dan berpartisipasi di Challenge #MONOLOGUE
Kalau ada cerita tempe, dan menu tempe unik lainnya, monggo dibagikan ya.
Woww what a wonderful recap! Thank you, Mas @Andhyka for hosting this unique meet-up. I really enjoyed the experience of Exploration Walk in such a breathtaking location and exploring Kebun Teh Tambi, Wonosobo together with fellow Local Guides. It was a perfect combination of culture, community, photography, and local food. Looking forward to our next adventure!
Iya, Tempe Kemul memang salah satu kuliner yang cukup identik dengan Wonosobo. Teksturnya renyah di luar, hangat, dan paling nikmat disantap saat udara dingin di dataran tinggi.
Setahu saya, olahan tempe seperti ini juga bisa ditemukan di beberapa daerah lain dengan nama dan ciri khas yang berbeda. Tapi kalau sedang di Wonosobo, Tempe Kemul memang wajib dicoba, apalagi ditemani teh tambi (teh asli dari wonosobo) panas.
Hahaha, benar sekali… “Nikmat mana yang kau dustakan”
Senang bisa ikut meramaikan Challenge #MONOLOGUE. Semoga nanti bisa berbagi cerita tentang tempe dan kuliner unik lainnya. Terima kasih juga sudah mampir dan ikut berdiskusi.