Mengikuti Tantangan #MONOLOGUE dengan Tempe Mendoan Hangat

Padahal challenge “Tempeh Without Borders: The June Tempeh Marathon” ini baru untuk bulan Juni…

tapi setelah membaca postingannya di Local Guides Connect, saya malah langsung kepikiran satu hal sederhana:

“Saya pengen tempe mendoan.” :joy::folded_hands:

Akhirnya tadi sore kebetulan sedang di daerah Keputih mau ngafe, malah mencari tempe mendoan hangat dan gorengan lokal di daerah Keputih Surabaya. Sampai akhirnya menemukan sebuah warung kecil di pinggir jalan dengan gorengan yang baru saja diangkat dari penggorengan sederhana.

Saya membuka Google Maps dan menyadari kalau warung ini ternyata masih memiliki informasi yang sangat terbatas. Belum ada ulasan sama sekali, dan jam bukanya juga belum akurat, tempat nya disini :backhand_index_pointing_right: Google Maps

Saya kemudian sempat ngobrol santai dengan pemilik warung untuk memastikan jam operasional yang sebenarnya sebelum memperbarui informasinya di Maps. Setelah itu, saya mengunggah foto terbaru dan menambahkan ulasan pertama agar tempat ini lebih mudah ditemukan oleh pengunjung lain.

Berikut link kontribusi saya

Hal yang saya sukai dari tantangan #MONOLOGUE ini adalah bagaimana makanan sederhana seperti tempe ternyata bisa menghubungkan cerita lokal, pengalaman manusia, dan kontribusi yang bermanfaat secara bersamaan.

Kadang menjadi Local Guide memang dimulai dari hal-hal sederhana, seperti keinginan mencari tempe mendoan hangat di sore hari :grinning_face_with_smiling_eyes:

Terima kasih @Velvel & @doc_dells untuk challenge serunya, meskipun saya terlalu semangat dan belum sabar menunggu bulan Juni semoga bermanfaat :joy::herb:

#TempehWithoutBorders #MONOLOGUE #LocalGuides #TempeMendoan

14 Likes

Wah Keputih..dekat dengan kampus ITS

1 Like

Hi, Mas @ISAIKBALULSURUR. Memang godaan tempe mendoan hangat itu sulit dilawan, ya. Saya bisa memahaminya! :grinning_face_with_smiling_eyes:

Terima kasih banyak sudah GERCEP dan langsung melakukan kontribusi nyata. Langkah Mas yang menyempatkan diri mengobrol dengan pemilik warung untuk memperbarui jam operasional dan memberikan ulasan pertama sangatlah berharga. Salut buat inisiatifnya! Bukan cuma makan mendoan, tapi juga peduli terhadap akurasi informasi di Maps dan berbagi ulasan pertama. Kontribusi seperti inilah yang membuat komunitas Local Guides jadi terasa sangat hidup dan bermanfaat. Terima kasih sudah menyambut tantangan #MONOLOGUE dengan penuh semangat! :raising_hands:

Ditunggu post berikutnya yaaa *masih banyak waktu sampai akhir Juni :smiling_face_with_sunglasses:

2 Likes

Wow kerenn nih mas @ISAIKBALULSURUR :clap:t3:
semangatnya menyala-nyala karena ngidam mendoan. Memang menginspirasi sekali ini njajan mendoan sambil berkontribusi di Google Maps untuk membantu umkm sekitar :+1:t3: :smiley:

1 Like

Seperti yang Mbak @doc_dells bilang, saya juga mau ucapkan terima kasih kepada Mas @ISAIKBALULSURUR yang sudah menyambut tantangan #MONOLOGUE dengan sangat hangat, sekalian saya tambahin: sehangat tempe mendoan yang baru diangkat dari penggorengan :face_savoring_food:
Duh, beneran jadi laper dan pengen tempe mendoan :sweat_smile:

Gapapa Mas bebas berbagi cerita tempenya mulai dari sekarang, ga harus tunggu bulan Juni.

Tapi sejujurnya, sejak mengadakan tantangan ini, saya jadi makin semangat pengen makan dan masak tempe :grinning_face_with_smiling_eyes:

Terima kasih sudah berpartisipasi, terlebih sudah menjadi Local Gudie dengan kontribusi yang sangat baik untuk memperbarui informasi dan memberikan ulasan ke usaha ini :blush:

1 Like

sepertinya sangat enak mas @ISAIKBALULSURUR
coba cari juga ah nanti, hehehe…

terima kasih telah berbagi.

2 Likes

Betul mbak @ririsnurbintari :blush: dekat area ITS, jadi makin gampang kalau tiba-tiba craving mendoan hangat hehe. Terima kasih sudah mampir dan ikut meramaikan :white_heart:

Terima kasih banyak Mbak @doc_dells atas apresiasi dan semangatnya :raising_hands::grinning_face_with_smiling_eyes: saya juga jadi makin semangat ikut challenge #MONOLOGUE ini. Benar-benar pengalaman sederhana tapi menyenangkan, apalagi bisa sekalian membantu UMKM dan kontribusi di Maps :blush:

Terima kasih Mas @JeffryRisandy :raising_hands::grinning_face_with_smiling_eyes: memang mendoan hangat itu motivasi yang sulit ditolak hahaha. Semoga makin banyak jajanan UMKM sekitar yang bisa kita bantu lewat kontribusi kecil di Google Maps.

1 Like

Terima kasih banyak Kak @Velvel atas challenge dan semangat positifnya :raising_hands::grinning_face_with_smiling_eyes:
Jujur gara" challenge ini jadi makin sadar kalau cerita sederhana tentang makanan lokal juga bisa jadi kontribusi yang bermakna. Dan iya… mendoan hangat baru matang memang susah dilupakan :drooling_face:

1 Like

Terima kasih Mas @doni_hariadi :grinning_face_with_smiling_eyes:
Wajib dicoba sih kalau ketemu mendoan hangat begini hehe. Semoga nanti Mas juga menemukan hidden gem mendoan favorit :blush:
Ditunggu juga cerita atau bahkan meet-up tempenya bareng teman-teman Local Guides

1 Like