Halo teman-teman Local Guides dunia! ![]()
![]()
Nyai Titik, Ratu Hantu Rimba, Menyapa Semuaaaa,
Beberapa waktu lalu, ada teman kita di komunitas yang sempat penasaran dengan nama akun Google Maps saya, Ratu Hantu Rimba (atau diterjemahkan sebagai Queen of the Jungle Ghosts oleh rekan kita, @OliverKIWI !). Mungkin banyak juga dari teman-teman yang bertanya-tanya, kenapa sih nama akunnya bernuansa rimba begitu?
Hari ini, saya ingin sedikit berbagi cerita di balik nama akun yang sudah melekat erat dengan perjalanan hidup saya ini.
Nama Hantu Rimba ini bukan sekadar julukan atau isapan jempol belaka. Nama tersebut lahir dari sebuah pengalaman nyata yang menguji mental dan fisik saya secara luar biasa. Sebelum saya memulai perjalanan sebagai pemandu lokal atau Local Guide satu tahun yang lalu, saya telah menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai aktivis kemanusiaan di pedalaman 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Siberut, Mentawai, Sumatera Barat, Indonesia, pada tahun 2021.
Saat itu, saya memimpin tim mendistribusikan 250 paket sembako ke wilayah Buttui. Perjalanan sungai yang biasanya ditempuh dalam waktu 8 jam harus berubah menjadi lebih dari 20 jam karena air surut. Di tengah kegelapan total tanpa setitik cahaya di hutan lebat, kru dan tim dilanda ketakutan luar biasa akibat mitos hantu hutan.
Untuk memecah rasa takut dan melindungi tim, saya turun dari sampan, berdiri tegap di tengah dinginnya air sungai yang gelap gulita, lalu berteriak lantang menantang rasa takut tersebut:
Hai hantu, sini kamu. Saya tahu kamu ada di sini. Lawan saya, sini!"
“Sini hantu, keluar kamu semuanya! Saya tidak takut sama kamu. Sini lawan saya! Keluar kamu hantu, semuanya keluar!”
Setelah meneriakkan kalimat itu, saya langsung katakan kepada seluruh kru—yang mana mereka itu adalah orang-orang Mentawai asli—bahwa hantu itu tidak ada yang keluar karena tidak berani dengan saya. Setelah saya tegaskan hal itu kepada mereka, saya katakan, “Ayo kita jalan!” Barulah tim percaya dan berani kembali melanjutkan perjalanan.
Berkat keteguhan mental dan kerja keras seluruh tim, bantuan akhirnya berhasil diselamatkan dan sampai ke tempat tujuan. Pengalaman bertaruh nyawa di rimba pedalaman Mentawai itulah yang membentuk jiwa dan ketangguhan saya hingga hari ini. Sejak saat itu, nama Hantu Rimba saya sematkan pada diri saya, dan ketika saya mulai mendedikasikan diri sebagai pemandu lokal di Google Maps, nama tersebut saya abadikan sebagai identitas akun Google Maps kesayangan saya.
Jadi, di balik nama akun peta yang unik ini, tersimpan cerita perjuangan hidup, keberanian, dan rasa cinta terhadap sesama manusia.
Dan hari ini, saya membawa api perjuangan saya dari lebatnya rimba pedalaman Mentawai ke rimba satelit Google Maps.
Bagaimana dengan teman-teman LGC di sini? Apakah nama akun atau profil Google Maps kalian juga punya cerita unik di baliknya? Yuk, bagikan cerita kalian di kolom komentar!
Nyai Titik, Ratu Hantu Rimba!
Bertarung Kita Bisa!
Berkarya Sudah Ada Fakta Sangat Nyata!
Tetap Semangat!
Kuatkan Prinsip!
Sukses Butuh Proses!
Terima Kasih!
Saya juga ingin berbagi cerita ini kepada sahabat-sahabat saya, yang sering berinteraksi di sini. @TravellerG , @TusharSuradkar , @MortenCopenhagen ,
Sebagai gambaran medan sungainya, rute perjalanan kami dulu melewati kawasan ini di peta:
https://maps.app.goo.gl/QxPx2DJsmtLxMyCZA?g_st=ic







