WISATA MATA AIR CIMINCUL INDONESIA
.
Mau berenang di air yang dingin, jernih sejuk dan segar bak air mineral, disini bisa kita dapatkan.Lokasi ini dinamaksn Wisata Mata Air Cimincul.
.
Awalnya datang ke tempat ini tidak kami rencanakan, jadi semacam acara mendadak silaturahim kami sekeluarga dengan adik bungsuku Harun, yang mengundang kami datang ke rumahnya di Kasomalang Subang, sekaligus acara Aqiqah putranya, Fadillah.
.
Kami 7 bersaudara menyambut gembira undangan tersebut, sekalian silaturahim kami masih dalam acara Hari Raya Lebaran, I’dul Fitri.
.
Cerita singkatnya, perjalanan kami dari Bekasi menggunakan mobil pribadi memakan waktu 3 jam sampai ke rumah adikku di Kasomalang, Subang, Jawa Barat.
.
Udara di daerah ini sangat sejuk dan dingin, serta penduduknya yang ramah menyambut kami datang.
.
Dari cerita kabar kabari, kami melepas kangen kami 7 bersaudara, ada celetukan dari pembantu rumah tangga adikku. “uwa, kenapa tidak jalan jalan saja ke Mata Air Cimincul, tempatnya bagus”. Katanya.
.
Mendengar itu semua kami serempak menjawab. “wah, dimana Bi” kata Restu ponakanku. Tapi belum lagi selesai pertanyaannya, adik iparku Elan, langsung aja semangat " Ayo pagi pagi bangun kita kesana. Gak usah pada mandi dulu, nanti kelamaan. Mandi disana saja" katanya sambil tertawa. Ha ha ha…bauuu…
.
ESOK PAGINYA
Tidak sabar lagi, pagipun tiba, disambut oleh pedagang makanan di depan pintu yang menawarkan jajanan, lontong, bakwan, bugis dan ketan khas makanan di desa. Masih murah harganya cuma 500 rupiah. Ada gak harga segitu sekarang?.
.
MENUJU LOKASI
.
Rencananya kami berangkat menggunakan 2 mobil. Tapi tidak jadi, ada tetangga adikku bilang lebih aman naik motor saja. Jalannya licin, curam dan berbatu katanya.
Akhirnya kami menggunakan empat motor berboncengan. Aku bersama adikku harun, dan ponakanku Nisa yang baru berusia 2 tahun, dan 3 motor lainnya ada anakku, adikku bersama suaminya dan 2 ponakanku.
.
Ternyata benar, baru saja kami membelokkan motor ke arah belakang rumah adikku, ternyata jalannya sempit, dan dihimpit oleh dua desa.
Saya sempet merem, takut dan berpegang erat kepinggang adikku, dengan menahan beban ponakanku Nisa yang berbadan gendut…![]()
Setelah melewati pedesaan, barulah jalan melebar dan terbentang luas pemandangan sawah, kebon kopi di kiri kanan, pohon kelapa dan gunung memanjang. Wow…indah sekali. Melihat pemandangan didepan mataku ini, saya serasa menemukan dunia baru, dengan udara yang dingin, sejuk, dan segar, serta pemandangan yang indah memukau mata.
.
Ternyata, tempat ini berada tepat dibelakang Gunung Tangkuban Perahu yang melegenda itu. Gunung yang memanjang dibelakang foto kami beramai ramai adalah Gunung Tangkuban Perahu. Keren ya.
MATA AIR CIMINCUL
.
Setelah puas berfoto ria sebentar, perjalanan kami lanjutkan lagi. Kami menaiki motor lagi dan meneruskan jalan belok kekiri, dan masuk ke pedesaan kembali. Sepanjang jalan banyak ayam yang berseliweran karena kaget melihat kami lewat…ha ha ha…ha
.
Jakannya ternyata lebih parah dari yang pertama. Kiri kanannya ternyata jurang yang dibawahnya merupakan sebuah sungai, jadi bawa motornya harus hati hati. Salah salah dikit melenceng kekiri atau kekanan, jusruk, jatuh kebawah. Aduh, saya sampe ketakutan. Untungnya
Adikku memang jago bawa motor, dan sudah faham wilayah ini.
.
Makanya aku menyarankan jika kelokasi ini bawa kendaraan yang dalam keadaan fit dan sehat. Karena sepanjang jalan yang dilalui menukik, curam, dan berbatu.
.
Motor adikku sudah tidak dinyalakan lagi. Motor jalan sendiri, dan remnya menggunakan seretan kakinya sendiri, itu lebih aman katanya. Ha ha ha, ternyata ada ilmu baru juga nih…![]()
.
Akhirnya tibalah kita ditempat lapangan yang luas, dengan pohon kelapa disana sini, dan terlihat tulisan besar didepan yang berbunyi “Wisata Mata Air Cimincul”.
.
Motor dan mobil diparkir ditempat khusus. Untuk masuk kelokasi ini, perorang membayar 15 rbu rupiah. Berenang atau tidak berenang tetap bayar. Hanya untuk anak dibawah 2 tahun gratis. Tersedia juga ban, dan kebutuhan alat renang.
.
Dilokasi ini tersedia restorasi, kita bisa memesan makanan atau sekedar ngopi ngopi. Dipojok kiri ada pedagang pribumi yang menjual baso sosis dan cimol. Sayang aku cari foto fotonya tidak ketemu atau sudah terhapus.
.
Saat pertama masuk kelokasi, aku masih menganggapnya biasa saja, kolam renang gitu.Ternyata ini kolam renang luar biasa.
.
Bayangkan saja, air kolamnya merupakan aliran langsung dari air pegunungan. Beningnya bagaikan air mineral. Dan air kolam inipun langsung juga mengalir kepersawahan, kebun kangkung, dan ke sungai yang letaknya berdampingan. Makanya airnya tidak berbau kaporit, dan terasa segar bagaikan berenang di air mineral.
.
Berenang disini, kita seperti berenang dialam bebas terbuka bak dilautan. Coba saja lihat didepannya terhampar sawah, dan kebun kangkung. Dipinggirnya sungai. Seneng banget aku berada disini.
.
Aku juga sempet ambil kangkung, yang tidak lama lagi akan panen. Asyik kan. Ayo yang tertarik, saya tunggu untuk touring ke tempat ini.
.
#indonesia













