Berada di tebing bukan berarti kamar hotel ini tidak memiliki listrik. Seperti hotel umumnya, tempat ini telah dilengkapi aliran listrik. Jadi nggak perlu takut kegelapan di atas tebing bahkan bisa sambil mengisi baterai handphone juga.
Bukan hanya itu, di hotel ini juga disediakan empat buah kasur tidur, bantal serta selimut. Lalu ada lampu, pendingin ruangan, meja makan, gelas, sendok, televisi, handy talkie, air mineral galon, wastafel, microwave atau pemanas makanan serta pemanas air listrik. Untuk hotel gantung yang dibuat pertama kali di Indonesia, tempat ini cukup lengkap.
Lantai serta dindingnya dari Polycarbonat
Uniknya dinding serta lantai pada hotel gantung ini terbuat dari polycarbonat bening. Jadi, tamu yang menginap akan leluasa melihat pemandangan alam di sekitar cukup dari dalam kamar.
Toilet menyatu dengan kamar
Pasti bertanya-tanya bagaimana dengan kamar mandinya? Di hotel ini memang tidak ada ruang khusus untuk mandi, tapi hanya terdapat toilet portable yang dapat digunakan untuk sekedar buang air kecil atau besar. Yang unik, di kamar ini tidak terdapat pembatas antara kamar dengan toilet portable tersebut.
Kalau ingin merasakan tidur di hotel gantung tersebut, para tamu diharuskan memanjat tebing menggunakan via ferrata yang disediakan sampai pada titik ketinggian 500 meter. Tapi tak perlu khawatir kelelahan karena ada tempat peristirahatan pada titik ketinggian 200 meter.
Setelah menggunakan via ferrata, wisatawan juga harus menyeberang dengan tylorean agar bisa sampai di hotel gantung tersebut.
Bukan hanya tamu yang harus memanjat, para staff yang mengantarkan makanan di hotel ini juga harus memanjat. Staff total mengantarkan makanan tersebut sebanyak dua kali, yang diantarkan malam dan pagi.
