Halo teman-teman Local Guides…terutama di Madura dan wilayah Indonesia lainnya…Maaf ya sebelumnya…recap ini tidak langsung diposting segera setelah meet up terlaksana. Alhamdulillah Meet up Madura Local Guides terlaksana dengan lancar dan berkesan indah pada tanggal 1 Desember 2019 jam 12.00 - selesai. Meet up kali ini diikuti oleh rekan-rekan dari Pamekasan Local Guides.
Hotel Odaita
Ini adalah lokasi meet up pertama. Salah satu hotel yang cukup hits di Pamekasan ini kami kunjungi karena punya beberapa keunikan. Selain karena desain hotelnya yang instagramable (terutama di bagian kamar), hotel ini juga mempunyai ball room dengan kapasitas cukup besar (bisa untuk 1800 orang). Manurut kami para Local Guides yang ikut meet up dan melihat langsung ballroomnya, sepertinya ini layak disebut sebagai ballroom hotel terbesar di Madura.
Sementara di bagian kamarnya, ada beberapa type. Kami para Local Guides mendapat kesempatan untuk melihat jenis-jenis kamar tersebut mulai standart, deluxe, super deluxe, dll. Ornamen minimalis juga mendukung kesan instagramable ini.
Kunjungan kami di hotel ini disambut langsung oleh Bapak Edi Susilo, General Manager Hotel Odaita Pamekasan. Banyak hal yang dijelaskan bapak Edi ini tentang Hotel Odaita yang sedang mempersiapkan untuk menjadi hotel bintang 3 atau 4.
Jumlah kamar 115 terdiri dari standart, superior, deluxe, royal deluxe dan executive dengan fasilitas akses internet di masing-masing kamar, kasur standart internasional, TV LED lengkap dengan jaringan tv kabelnya, bath tub, shower, dan berbagai fasilitas lainnya. Oiya menginap di hotel ini harga kamar sudah termasuk makan pagi yang komplit untuk 2 orang yaa… Kalau gak menginap bisa juga menikmati suasana hotel di area cafe restonya dengan harga secangkir kopi mulai Rp. 8.000 saja.
Wanawisata Kampoeng Durian
Setelah dari Hotel Odaita, Local Guides peserta meet up melanjutkan kunjungan ke Wana wisata Kampoeng Durian di desa Tebul Timur kecamatan Pegantenan kabupaten Pamekasan Madura. Ini termasuk destinasi wisata baru di Pamekasan. Disini kita bisa menikmati pemandangan alam yang keren dan hasil kebun durian milik warga.
Biaya yang dikeluarkan untuk ke tempat wisata ini juga relative murah, parkir aja 3000 untuk roda 2 dan 5000 untuk roda 4. Kalau ingin menikmati durian, bisa beli dengan harga yang tergantung besar kecilnya buah durian. Saat Local Guides Madura ke tempat ini harga masih mulai 40.000 an rupiah. Harga ini bisa turun kalau udah mulai musim durian (sekitar Januari).
Kami juga berkesempatan ngobrol santai dengan pengelola Wanawisata Kampung Durian, bapak Fauzi bersama kru lainnya. Dari bapak Fauzi ini kami jadi tahu tentang berbagai rencana pengembangan wana wisata ini beberapa tahun ke depan.
Selain bisa melihat pemandangan di sekitar Wana wisata, kita juga bisa keliling ke kebun durian milik warga. Kebetulan sudah banyak pohon yang berbuah tapi belum waktunya dipanen. Nantinya untuk bisa keliling kebun akan disediakan kereta wisata dengan tarif tertentu.
Kampoeng Wisata Toron Samalem
Menjelang senja rupanya meet up belum ingin disudahi. Kami lanjutkan kunjungan ke Kampoeng Wisata Toron Samalem yang berada di dusun Toron Samalem desa Blumbungan kecamatan Larangan. Sebuah tempat wisata yang populer karena menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan.
Tempat wisata ini unik karena dibuat di area bekas tambang batu kapur. Berbagai spot selfie menarik disediakan mulai dari pintu masuk terdapat kolam renang kecil dilengkapi air terjun. Setelah itu pengunjung bisa naik ke atas melalui anak tangga. Di bagian atas ini pengunjung bisa menjumpai banyak gazebo bernuansa rumah adat daerah Indonesia Timur.
Selain bisa menikmati internet gratis di area wisata ini, ada berbagai fasilitas penunjang lainnya juga. Misalnya toilet, musholla, warung makanan, dll. Tiket untuk menikmati Wisata Kampoeng Toron Samalem ini Rp. 10.000. tidka termasuk parkir.
Meet Up kali ini berakhir setelah makan malam di Warung Pecel Blitar. Yaa…meskipun ini di Madura…menu pecel khas Blitar (atau area jawa lainnya) tidak sulit menemukannya. Tempat makan yang praktis dan layanan cepat dengan banyak pilihan menu dan lauk.
Terima kasih untuk bapak Edi, bapak Fauzi, dan Mas Basri yang sudah meluangkan waktu untuk ngobrol santai dengan kami. Terima kasih juga untuk teman-teman Madura Local Guides, Sumenep Local Guides, Pamekasan Local Guides yang sudah bergabung di meet up kali ini. Sampai jumpa di meet up selanjutnya.
Keep inspiring keep exploring








