Meet up kali ini dimulai dari Pos Pendakian Puthuk Gragal sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah registrasi dan briefing singkat mengenai jalur serta aturan pendakian, petugas memberikan peta area Phutuk Gragal agar pendaki bisa memahami medan dan tujuan selama pendakian.
Sebelum itu kami berdoa bersama supaya pendakian ini berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun. Kami mulai berjalan bersama dengan sistem tektok tanpa camping.
PERJALANAN PENDAKIAN
Awal perjalanan menuju Pos 1 - Watu Ceper masih cukup santai. Jalurnya berupa tanah dan sedikit menanjak, cocok untuk pemanasan sebelum masuk trek yang lebih berat. Cuaca pagi cukup mendukung, tidak terlalu panas, jadi perjalanan terasa nyaman.
Lanjut ke Pos 2 - Tanjakan Opo, medan mulai terasa menanjak cukup panjang. Beberapa peserta mulai mengurangi tempo jalan dan sesekali berhenti minum atau mengambil napas. Meski begitu, suasana tetap santai karena pendakian dilakukan dengan ritme masing-masing.
Memasuki Pos 3 - Hutan Genjret, jalur mulai lebih teduh karena dikelilingi pepohonan. Area ini cukup nyaman untuk istirahat sebentar sebelum lanjut ke trek berikutnya.
Ditengah perjalan kita akan melewati pertigaan dan diberikan 2 opsi jalan, ke kiri (Jalur ke Puncak Bidadari) atau ke kanan (Jalur ke Puncak Phutuk Gragal). Kami memilih untuk melewati Jalur ke kiri dahulu dan kemudian melewati Pos Watu Jejer.
Perjalanan menuju Pos Watu Jejer dan Puncak Bidadari mulai menyuguhkan pemandangan yang lebih terbuka. Angin terasa lebih dingin dan beberapa titik cukup bagus untuk melihat perbukitan di sekitar Puthuk Gragal.
Sekitar pukul 13.00 WIB, kami akhirnya sampai di Puncak Puthuk Gragal 1480 mdpl. Di puncak kami beristirahat, makan bekal, foto bersama, dan menikmati suasana. Karena pendakian dilakukan tektok, waktu di atas tidak terlalu lama agar perjalanan turun tidak kemalaman.
PERJALANAN TURUN
Kami mulai turun kembali lewat jalur yang sama namun memutar (dari peta bisa dilihat, dan bertemu kembali di pertigaan antara jalur ke arah Puncak Bidadari dan Puncak Phutuk Gragal, sebelum itu kami melalui Camp Area Phutuk Gragal untuk beristirahat. disini terdapat pos penjaga (rescue) yang di jaga oleh mas Didik dan terdapat Musholla / Langgar.
Jalur turun memang lebih cepat, tetapi tetap perlu hati-hati karena beberapa bagian cukup licin dan curam. Perjalanan turun terasa lebih santai karena tidak terlalu banyak berhenti.
Setelah itu perjalanan diteruskan menuju Pos 4 - Tanjakan Celeng, yang medannya lebih menguras tenaga karena tanjakan/turunanya cukup konsisten.
Kami juga membawa sampah kita dan memunguti sampah selama perjalanan turun.
Sekitar pukul 15.30 WIB, seluruh peserta sudah kembali sampai di Pos Pendakian dengan aman. Pendakian ini cukup pas untuk tektok sehari karena jalurnya menantang tetapi masih nyaman dinikmati bersama teman-teman. Selain mendapat pengalaman naik gunung, meet up ini juga jadi momen untuk ngobrol santai dan menikmati suasana alam tanpa harus terburu-buru.
PENGEDITAN PETA GOOGLE MAPS
Kami para Local Guides juga melakukan pengecekan di Google Maps sesuai dengan Peta Jalur Pendakian untuk memastikan tempat-tempat yang perlu di tambahkan maupun di edit, supaya lebih rapi dan tertata.
SEDIKIT VIDEO SELAMA PENDAKIAN
PARA PESERTA
@Traveler_id @safronifahmi @jeffryrisandy @Tantri @TIAR @Sofianariska @angellyta @Jovian24 @Cappucino @Arief27 @Bagoeng27 @Bimo @Fajar5
Terima kasih kepada semua Local Guides yang sudah hadir dari Surabaya Raya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto untuk meramaikan meet-up Pendakian Phutuk Gragal. Semoga bertemu kembali di meet-up berikutnya.
Best Regards…
Host @doni_hariadi














































