Masakan tradisional memang menjadi comfort food masyarakat Indonesia walaupun banyak jenis menu impor terbaru yang juga membanjiri pasar akhir-akhir ini. Hal tersebut membuat pemilik usaha Warung Bu’ Warni bertekad untuk tetap melestarikan dan menyajikan aneka menu lokal dengan sentuhan modern
Alhamdulillah di kegiatan Foodcrawl Malang Local Guides Warung Bu’ Warni kali ini dihadiri oleh dua puluh lima (25) orang local guides dari Malang dan sekitarnya . Acara dimulai pukul 12 siang namun teman-teman Malang Local Guides hadir lebih awal agar bisa mengambil foto tentang Warung Bu’ Warni beserta fasilitas yang terdapat di dalamnya.
Lokasi Warung Bu Warni terletak di Jalan Trunojoyo no 34 Malang dan dekat sekali dengan Stasiun Malang Kota Baru. Tempatnya strategis karena dekat dengan pusat kota dan pusat kuliner baru di Pasar Klojen. Warung yang buka 24 jam ini punya tag “Resep Surga yang Bocor ke Bumi” menyajikan aneka masakan rumahan khas Madura seperti Nasi Rames Cumi Pedas, Nasi Rames Tongkol Suwir, Nasi Petis Sapi, Nasi Petis Telur, Nasi Rawon dan masih lagi menu yang bisa dimakan bersama 2-3 orang.
Yang menarik di Warung Bu Warni adalah customer bisa mengambil sendiri nasinya. Ada dua pilihan nasi yaitu nasi putih dan nasi jagung. Namun demikian diiharapkan customer tahu kira-kira porsi masing-masing agar tidak ada sisa di piring ya. Piring yang digunakan juga cukup unik yaitu piring cekung berbahan seng khas jaman dahulu yang dilapisi daun pisang.
Demikian juga dengan minuman teh tawar dan teh manis bisa diambil sendiri termasuk dengan es batunya dan semua bisa refill minumannya bebas. Karena kebanyakan menu memang agak pedas, maka wajar jika perlu minum lebih dari 1 gelas :). Menu minuman selain teh juga tersedia seperti Es Jeruk dan air mineral tapi dua jenis minuman ini tidak bisa refill gratis.
Di dalam warung, terdapat meja kursi yang bisa menampung sekitar 50-an orang, tersedia baby chair, toilet bersih dan wastafel. Namun untuk teman-teman penyandang disabilitas perlu berhati-hati karena ada beberapa anak tangga dan belum ada ramp untuk kursi roda.
(toilet)
Untuk area parkir memang tidak terlalu luas yang menampung sekitar 10 buah motor. Jika membawa kendaraan roda empat bisa parkir di seberang warung atau di pinggir jalan sekitar warung. Sudah ada tukang parkir yang akan memandu dan kita membayar sesuai tarif yaitu Rp 2000 untuk motor dan Rp 3000 untuk mobil.
Menu untuk vegetarian belum tersedia karena kebanyakan memakai protein hewani. Adapun untuk anak-anak bisa memilih menu yang tidak pedas sehingga mereka pun bisa menikmati sajian menu khas Madura ini tanpa kepedasan. Semoga di waktu mendatang bisa ada tambahan menu sayuran untuk melengkapi menu di warung Bu’ Warni.










