Part 1
Saya coba untuk menggambarkan bagaimana perjalanan saya setahun yang lalu ke tanah rencong aceh yang berada diujung pulau sumatera indonesia.perjalanan kemaren belom memuaskan.saya masih ingin menjelajahi kekayaan nusantara yang ada di sana suatu hari nanti.saya belom sempat memuaskan selera saya tentang bagaimana rasa kuliner asli daerah daerah disana.
2004, 16 tahun yang lalu …masih terngiang di ingatan kita.bagaimana daerah pesisir di Aceh dihantam gelombang tsunami.dan juga dirasakan negara negara lain seperti India,bangladesh,thailand,Srilangka.
Sangat memilukan sekali kenangan itu jika diingat.ribuan nyawa hilang ditelan gelombang dahsyat waktu itu.namun sayangnya ,saya kesana setelah kejadian berlalu 15 tahun yang lalu.
Aceh sekarang sudah bangkit.photo ini mengambarkan sebuah masjid raya terbesar dikota BANDA ACEH.yang pada masa itu penuh dengan tumpukan mayat,halamannya penuh dengan tumpukan sampah.namun bangunannnya tidak ada yang roboh.hanya dimasuki arus air saja.namanya masjid ini BAITURRAHMAN. Sekarang masjid ini semakin terlihat agung ditengah geliat kota .
kegiatan di masjid ini sangat aktif, anak anak belajar membaca alqur’an dari setelah sholat ashar sampai masuk waktu magrib .terlihat seperti sebuah sekolah pada umumnya.belom lagi halaman masjid selalu ramai dikunjungi wisatawan. Satu hal yang sangat menarik adalah disaat waktu sholat tiba ,tak seorangpun boleh berada dipelataran luar masjid.wajib ikut sholat.bagi yang kaum perempuan yang berhalangan diminta untuk keluar.
Kemudian ini adalah sebuah lonceng peninggalan LAKSAMANA CENG HO kepada kerajaan masa itu.disaat Ceng ho singgah ditanah rencong.nama lonceng ini adalah LONCENG CAKRA DONYA. Kalau saudara ku ingin melihatnya datanglah ke museum aceh masih ditengah kota.dari masjid raya jarak sekitar 200 M jalan kaki.sangat dekat sekali.Ini adalah makam seorang raja yang paling termasyur pada masa Indonesia belum merdeka. dari kesemua raja raja yang pernah memimpin Aceh .kekuasaannya meliputi semenanjung Malaysia dan hampir seluruh Sumatera.nama rajanya adalah SULTAN ISKANDAR MUDA.
Cantiknya pemandangan ditaman ini.namanya adalah TAMAN PUTROE PHANG. Sebuah tempat permainan seorang permaisuri raja.
Museum Tsunami yang sekarang sudah berdiri ditengah kota. Memasuki gedung ini kita akan disuguhkan kumpulan photo serta benda benda yang menjadi saksi bisu saat ini tentang kejadian masa itu.dada kita bergemuruh merasa kita dikembalikan kekenangan yang menakutkan itu. Menyedihkan jika dikenang.disaat memasuki lorong do’a ,airmata saya tumpah.saya melihat nama nama tertulis didinding lorong.mereka adalah korban tsunami.Semoga mereka semua ada ditaman surga selamanya…
Bersambung…







