Kabupaten Aceh Tengah dikenal dengan daerah penghasil kopi organik jenis arabika terbaik di dunia. Ternyata selain penghasil Kopi, di Kabupaten Aceh Tengah khususnya di dataran tinggi Gayo terkenal juga sebagai penghasil tembakau. Tembakau dari dataran tinggi Gayo memiliki rasa dan aroma khas, karena ditanam pada ketinggian 1.000 mdpl. Tembakau ini merupakan bahan baku utam arokok.
Salah satu Pabrik yang memproduksi olahan Tembakau menjadi rokok adalah PR. Bako Gayo, dimana pabrik rokok ini merupakan pabrik pertama di Provinsi Aceh yang pengawasannya di bawah Bea Cukai Lhokseumawe. PR. Bako Gayo yang alamatnya di Jalan Uyem Beriring, Kampung Asir-Asir Asia, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
PR Bako Gayo memproduksi 2 produk rokok, yaitu:
-
rokok yang bahan bakunya terbuat dari tembakau hijau atau bako ijo yang diberinama dengan “Hill Gayo”. produk ini lebih diminati konsumen karena aromanya yang khas, agak mirip dengan aroma ganja, padahal sama sekali tidak ada sedikitpun unsur ganja dalam pengolahannya.
-
rokok yang bahan bakunya terbuat dari tembakau merah yang dinamakan “ekspansi Gayo”.
PR Bako Gayo juga sudah berhasil memasarkan produksi rokoknya ke pasar nasional dan internasional.
Harga 1 slop rokonya tergolong cukup terjangkau, 1 slop dengan isi kemasan 10 bungkus rokok hanya dibanderol Rp100.000 saja.
selain dalam bentuk rokok yang sudah dilinting dalam bentuk kemasan, PR Bako Gayo juga menjual Tembakau kemasan yang siap untuk dilinting sendiri. tidak perlu khawatir membeli produk rokok dan tembakau disini karena sudah mendapat legalitas cukai resmi dan langsung di bawah pengawasan Bea Cukai Lhokseumawe.



