https://maps.app.goo.gl/9rRvZxeYaMP2XC2R8?g_st=iwb
https://maps.app.goo.gl/Urs2biuQHuSs1kL79?g_st=iwb
"Hai Gaeeees…, Nyai Titik Ratu, Hantu Rimba Jiwa Naga Cobra menyapa semua….
Sedekah itu bukan soal membuang barang bekas, tapi soal memberikan yang terbaik.
Di markas Yayasan Aksi Peduli Bangsa (YAPB), saya pasang badan untuk menyortir setiap helai pakaian dari ratusan karung bantuan.
Saya pastikan hanya yang layak pakai yang berangkat menyeberangi samudra.
Pakaian Pria, wanita, anak-anak, hingga perlengkapan sholat, saya pisahkan satu per satu agar saudara kita di Mentawai tidak kesulitan menerimanya.
Karena bagi saya, Nyai Titik Ratu Panglima Hantu Rimba Jiwa Naga Cobra ,memberi itu harus memuliakan, karena kita sedang bertransaksi langsung dengan Sang Pencipta.
Setelah proses menyortir, menyeleksi dan mengelompokkan barang bantuan, dan kami rasa bantuan sudah cukup untuk di angkut baru kami sewa mobil truk untuk mengangkut seluruh barang bantuan yang akan di bagikan kepada masyarakat pedalaman Siberut Mentawai.
Dan biasanya setelah truk bantuan di berangkatkan, biasanya saya memberangkatkan di hari Senin. Kenapa hari Senin? Saya sudah hitung berapa hari truk bantuan di jalan dari Jakarta-Padang, biasa hari Jumat sudah sampai padang. Dan hari Sabtu menyebrang dengan kapal feri
. Selama 11 jam perjalanan barulah sampai di pelabuhan Mailepet Siberut Selatan Mentawai.
Titik PIN saya sertakan di atas sudah ya dan saya sendiri yang menancapkan titik pin tersebut . Di ajarin AI kan saya jadi pinter. Baik lanjut cerita![]()
Dan itu sebabnya jika truk bantuan jalan hari Senin, saya jalan hari Jumat dari Jakarta.
Hari Jumat saya jalan sampai Minangkabau beberapa jam setelahnya saya biasanya menyempatkan berbelanja bahan-bahan makanan di pasar besar kota Padang. Di pasar tradisional.
Baru saya sekalian membeli tiket kapal Mentawai FAST untk besuk paginya.
Nah hari Sabtu pagi jam 05.30 waktu setempat biasanya saya sudah di Muara MF Mentawai Fast untuk cek in , penimbangan barang bawaan dll.
Kapal laut MF berangkat menuju Siberut selatan Mentawai tepat jam 07.00 .
Perjalanan dengan kapal cepat MF selama 6 jam. Karena harus singgah terlebih dahulu di Sikabaluan Siberut Utara untuk menurunkan penumpang. Baru lanjut ke Siberut Selatan tempat tujuan saya. Kira-kira jam 13.00 kapal cepat MF sampai di Muara MF Siberut Selatan. Dan kami YAPB ada basecamp di desa Muntei. Di situ saya menunggu truk bantuan yang akan sampai besuk paginya hari Minggu untuk kita bongkar. Di bantu tim dan beberapa masyarakat biasanya.
Barang bantuan biasanya akan kami bagikan ke masyarakat Mentawai. Saya Nyai Titik sebagai ujung tombak perjuangan biasanya sudah saya list terlebih dahulu mau di salurkan di mana saja bantuan ini.
Dan biasanya saya list pendistribusian barang bantuan ke pelosok pedalaman dengan 14 dusun dan desa di 3 kecamatan/kepulauan. Yaitu kepulauan Siberut Selatan, Siberut Barat Daya dan Siberut Tengah.
Di antaranya ada desa Mailepet, Desa Muntei, Dusun Salapak, Puro, Muara , Ugai, Buttui, Desa Matotonan ujungnya Siberut selatan juga tidak luput dari pijakan kaki saya.
Lalu daerah Tiop, Suraosao, Peipei, Taleleu, Saliguma, Siguluk guluk, Saibi dll.
Saya kira masih ada nama daerah yang belum saya sebutkan semuanya.
Dan kami Yayasan APB tidak pernah membeda-bedakan apa itu suku dan agamanya. Semua punya hak untuk bantuan ini.
Dan Alhamdulillah di beberapa tempat itu ,sudah berhasil saya tancapkan titik pin dan sudah di ACC oleh Google. Sebagai tanda dan ingin saya menunjukkan pada dunia sepak juang saya juga sudah mendapatkan hak istimewa di peta dunia.
Dan sekarang Allah izinkan saya bergabung di forum elit ini dan kesempatan saya untuk menceritakan perjuangan kami selama bertahun-tahun ini sampai seluruh dunia mengetahui.
Bahwa seluruh bantuan &amanah umat sudah kami sampaikan tepat sasaran.
Kawan-kawan, ketahuilah… setiap saya mengetik dan merangkai kata demi kata untuk menceritakan kisah ini, hampir tidak pernah saya tidak meneteskan air mata. Entah kenapa, air mata ini tidak pernah dapat saya bendung setiap kali saya membongkar dokumentasi dan “sumur cerita” yang tidak pernah mengering ini.
Dengan satu foto saja, saya bisa bercerita panjang bagaimana beratnya kisah perjuangan saya selama bertahun-tahun di pedalaman. Namun saya dapat melakukannya dengan ikhlas berharap hanya Ridho Allah semata. Saya cukup bahagia melihat masyarakat pedalaman tersenyum .
Dan Alhamdulillah,Bersyukur selama ini saya berlangganan Google One 2TB, sehingga semua bukti sejarah dan jejak langkah itu tersimpan abadi dan tidak ada yang hilang.
Jika masih ada orang yang ragu dengan AI & Google Maps karena sering kurang sesuai harapan mereka, saya bersaksi! Saya sukses, bangkit, dan ada di level kehidupan ini bersama Google Maps dan Google AI.
Nyai Titik Ratu
Founder&CEO PT Titik Ratu Djuminten
MUA+BNSP+Hobi Boxing
”Predator Digital Banten!”
“BERTARUNG KITA BISA.”
“BERKARYA SUDAH ADA FAKTA SANGAT NYATA!”
Jedder pecah telor! Sukses butuh proses.
Man Jadda Wajada…
Terima Kasih ![]()
Slebewwww!




