Halo teman-teman pemandu lokal, apa kabar?
Sebagai pemandu lokal, setiap kali akan mengunjungi sebuah tempat, biasanya muncul satu pertanyaan di kepala saya: apakah tempat ini sudah ada penandanya di Google Maps?
Begitu juga ketika saya dan beberapa teman saya melakukan perjalanan ke Cadas Ngampar pada 18 Agustus 2026.
Saya sangat antusias ketika mendapat ajakan dari seorang teman yang rumahnya cukup dekat dengan lokasi, tepatnya di Desa Citaman, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Dari rumah teman, kami mengendarai motor sekitar lima menit melewati jalan aspal. Setelah itu, kami mulai memasuki jalan tanah yang biasa dilalui para petani.
Kebetulan hari itu tidak hujan. Jalan yang menanjak cukup menantang, tetapi udara pegunungan yang semakin dingin dan suasana alam yang masih rimbun membuat perjalanan terasa menyenangkan. Kicauan burung terdengar dari berbagai arah.
Sekitar dua puluh menit kemudian, kami tiba. Motor diparkir, kemudian kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki karena posisi Cadas Ngampar berada lebih rendah.
Sesampainya di lokasi, terdengar suara air yang mengalir mengikuti lekukan batu. Di sinilah kaki saya akhirnya menginjak Cadas Ngampar.
Setelah beristirahat sejenak sambil menikmati pemandangan dan mendengarkan cerita lokal dari teman, misi kecil saya dimulai: menambahkan penanda Cadas Ngampar ke Google Maps dengan nama Cadas Ngampar Aseupan.
Dan yang membuat saya senang, penanda tersebut langsung diterima setelah menunggu beberapa menit, berikut linknya: Google Maps
Bagi warga lokal, Cadas Ngampar adalah sebutan untuk sebuah tempat dengan hamparan batu yang cukup luas. Selain permukaan batunya yang mendatar, kita juga dapat melihat sisi tebing dengan bebatuan yang memiliki bentuk serupa.
Air jernih dari kawasan Gunung Aseupan mengalir melalui celah-celah batu dan kemudian terus mengalir ke bawah.
Tempat ini sesekali dikunjungi warga lokal maupun para pecinta alam yang penasaran dengan keberadaan Cadas Ngampar.
Bagi saya, menjadi Local Guide bukan hanya tentang menemukan tempat baru, tetapi juga membantu agar tempat-tempat yang belum dikenal lebih mudah ditemukan oleh orang lain.
Semoga Cadas Ngampar tetap terjaga, dan semoga keberadaan penandanya di Google Maps dapat membantu siapa saja yang ingin mengenal tempat ini.
Terima kasih sudah membaca.




