Mencicipi siput gonggong di Ikan Bakar Love Seafood, Kota Batam adalah salah satu pengalaman kuliner yang benar-benar berkesan buat saya sederhana, tapi membekas lama.
Pertama kali gonggong disajikan di meja, tampilannya tampak polos: siput laut bercangkang krem kecokelatan, direbus tanpa banyak bumbu. Tapi justru di situlah letak keistimewaannya. Saat saya menusuk dagingnya dengan tusuk kecil, lalu mencelupkannya ke sambal khas Love Seafood yang pedas-asam segar, rasanya langsung “kena”.
Tekstur dagingnya kenyal tapi lembut, dengan rasa laut yang bersih—tidak amis. Ada sensasi gurih alami yang sulit dijelaskan, seperti rasa laut yang jujur. Sambil makan, suasana ramai khas seafood Batam, angin laut, dan obrolan santai membuat pengalaman ini terasa sangat lokal dan hangat. Bukan sekadar makan, tapi merasakan Batam itu sendiri.
Siput gonggong adalah siput laut endemik perairan Kepulauan Riau, terutama di sekitar Batam, Bintan, dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Keunikannya antara lain:
- Hidup di perairan dangkal berlumpur dengan kualitas air tertentu
- Tidak dibudidayakan secara masif hampir seluruhnya hasil tangkapan alam
- Paling nikmat disajikan rebus sederhana, agar rasa aslinya tidak hilang
Karena sifat habitatnya yang spesifik, gonggong sulit ditemukan di luar wilayah ini. Itulah sebabnya, meski terkenal, gonggong hampir tidak pernah benar-benar “otentik” jika dimakan di kota lain.
Selain enak, gonggong juga punya nilai gizi yang baik:
- Tinggi protein, membantu pembentukan otot
- Rendah lemak, cocok untuk yang ingin makan seafood sehat
- Mengandung zat besi dan mineral laut, baik untuk stamina
Dipercaya masyarakat lokal membantu menambah energi dan vitalitas. Tidak heran kalau gonggong sering dianggap camilan laut yang “ringan tapi bertenaga”.
Gonggong sangat tergantung pada:
- Ekosistem laut Kepulauan Riau
- Suhu air, salinitas, dan jenis lumpur tertentu - Lingkungan yang relatif masih alami
Begitu ekosistemnya berubah, gonggong sulit bertahan. Inilah alasan kenapa gonggong menjadi ikon kuliner lokal, bukan makanan laut yang tersebar luas seperti kerang atau kepiting.
Bagi orang Batam, gonggong itu:
- Makanan nostalgia sejak kecil sudah familiar
- Simbol identitas daerah seperti pempek di Palembang
- Cocok dimakan rame-rame, sambil ngobrol
- Tidak berat, tapi bikin nagih
Gonggong bukan makanan mewah, tapi justru itulah yang membuatnya dicintai: jujur, dekat, dan membumi.
Dari sisi kenyamanan tempat, Love Seafood Batam di kawasan Nagoya Hills menurut saya cukup unggul dan ramah untuk berbagai kebutuhan makan bersama. Lahan parkirnya luas, sehingga tidak merepotkan meskipun datang di jam ramai atau membawa kendaraan pribadi. Ini jadi nilai plus, apalagi area Nagoya dikenal cukup padat.
Selain menu Siput Gonggong, disini juga terdapat pilihan menu lainnya seperti ikan bakar, ikan bumbu kuning, ayam bakar, udang goreng dan masih banyak lainnya. Dan yang paling menarik ditempat makan ini, semua sea food nya itu sangat fresh, bahkan masih hidup baik dan bersih.
Area restorannya sendiri sangat luas dan lega, mampu menampung banyak pengunjung sekaligus. Baik datang bersama keluarga besar, rombongan kantor, maupun kolega bisnis, tempat ini tetap terasa nyaman tanpa kesan sempit. Penataan mejanya juga mendukung suasana makan santai tapi tetap rapi.
Fasilitas dasar seperti toilet umum tersedia dan cukup terawat, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengunjung selama bersantap. Namun, perlu dicatat secara jujur bahwa belum tersedia akses khusus untuk penyandang disabilitas, seperti jalur landai atau toilet ramah kursi roda. Selain itu, ruang khusus untuk ibu dan bayi juga belum tersedia, sehingga bagi keluarga dengan bayi mungkin perlu sedikit penyesuaian.
Meski demikian, secara keseluruhan suasana restoran tetap nyaman, bersih, dan kondusif untuk makan bersama. Kombinasi makanan laut khas Batam terutama gonggong dengan tempat yang luas dan mudah diakses membuat Love Seafood Nagoya Hills sangat cocok dijadikan pilihan makan keluarga maupun pertemuan kolega saat berada di Batam.
Kalau tujuannya adalah menikmati cita rasa seafood lokal sambil berkumpul dengan nyaman, tempat ini jelas layak masuk daftar wajib kunjung. Sebenarnya rumah makan Ikan Bakar Love seafood ini memiliki banyak cabang, dan kebetulan cabang yang saya kunjungi adalah yang berlokasi di : Kp. Seraya, Kec. Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444. Lokasinya di Google Maps ada disini







