Foto ini saya ambil ketika istirahat sejenak seusai tawaf (setelah meminum seteguk air zam-zam di dekat jalan menuju Bukit Safa). Beberapa orang yang bukan dari negara Indonesia mungkin akan berpikir bahwa style jemaah umroh dari Indonesia “heboh ya”, atau “terlalu mencolok”, atau “punya style yang khas, berbeda dari jemaah negara lain”. Anggapan itu ada benarnya juga kok, namun alasan sebenarnya selain sebagai identitas biro perjalanan, juga sebagai tanda agar jemaah lebih aman, karena mayoritas sudah sepuh dan tidak bisa membaca map, saat terpisah dari rombongan mereka akan lebih mudah ditemukan jika menggunakan syal.
Adakah keunikan lain yang Anda temukan saat berpapasan dengan jemaah Indonesia saat melaksanakan ibadah umroh?