Isian rantang dari pesta tradisional


Kamu tahu benda ini apa namanya?
Ya, di tempat saya namanya rantang.
Benda ini biasanya hanya digunakan untuk acara pesta tradisional di tempat saya.
Dari rumah orang yang akan diundang membawa rantang yang berisi tepung, gula, roti dan beras. kemudian setelah sampai di tempat acara, semua isian rantang orang yang diundang secara langsung datang ke rumah (tidak dengan undangan resepsi) akan diganti dengan beberapa sambal tradisional khas Kampar.

Pertama ada camilan yang bernama kue jalo yang dimakan (di cocol) dengan sari kaya dari gula aren yang sudah di cairkan.


Kedua ada mie goreng, yang tidak pedas sama sekali, cocok untuk bocil-bocil yang senangnya menunggu ibu balik kerumah membawa rantang sama dengan feeling menunggu ibu balik dari pasar :grin:


Ketiga ada goreng telur, yang termasuk khas isian rantang orang ke pesta tradisional.


Terakhir dan paling utama adalah gulai cubodak (atau cimpedak).

Setiap pesta memang ada bervariasi makanan khas yang menjadi isian, tergantung kemampuan dan keinginan tuan rumah juga, misalnya ada yang mengganti camilan dengan lemang atau pintuak (lemang mini di bungkus plastik berbentuk lonjong), atau goreng ayam, dan gulai cobodaknya nya ditambah campuran teri atau jangek.
satu lagi, kalau untuk undangan tradisional akikah (syukuran atas kelahiran anak) biasanya gulainya diganti jadi gulai rebung di campur daging kambing.

Jika mau mencoba makanan diatas, boleh datang lansung, nanti kita tunggu kalau ada pesta undangan tradisional lagi ya… :blush:

10 Likes

That sounds very tasty @ran_journey and I love the idea of people bringing ingredients to their host in return for the sauce. What a great idea.

Thanks for sharing. I will add some tags to your post to make it easier to find.

Paul

1 Like

Thanks for your responses :blush:

1 Like

Salam dari Jawa Tengah! Terima kasih sudah berbagi cerita @ran_journey

Di tempat saya, rantang juga digunakan untuk mengantarkan makanan ke tetangga, biasanya pada hari raya. Kalau untuk acara syukuran, di tempat saya biasanya menggunakan nasi box atau keranjang baskom. Pada saat hari raya, biasanya rantang berisi opor ayam/ayam goreng, bihun/mi goreng, ketupat/lontong/nasi, sambal ati, atau kerupuk. Sepertinya enak sekali masakan di daerah Kampar. Semoga kapan-kapan saya bisa datang ke sana. Gulai cempedak di sana biasanya apakah pedas atau standar seperti di rumah makan padang?

1 Like

Kalau disini biasanya gulainya standar sih menurut saya, gak pedas tapi terasa sedikit cabenya, mungkin supaya semuanya bisa menikmati rasa khas nya.

Berarti kurang lebih sama dengan yang di sini. Semoga kapan-kapan bisa jalan-jalan ke Sumatera untuk mencoba makanan di sana.

1 Like