I Almost Gave Up Reviewing Food as a Local Guide

This post uses Bahasa Indonesia, tap the top right corner and select your language for translation. Hope you enjoy it.

Keterangan: menu makan malam dengan latar pemandangan laut.

Hai sahabat pemandu lokal, semoga sehat selalu.Sudah lama saya tidak memposting di forum kesayangan kita yaitu connect. Judul post kali ini memang ungkapan hati saya beberapa waktu terakhir ini. Mari kita mulai.

Sebagai seorang lokal guide salah satu fitur favorit saya adalah berkaitan dengan makanan terutama makanan yang ada di sekitar rumah baik kedai makanan skala bisnis kecil, restauran, maupun makanan ala rumahan. Nyaris setengah kontribusi saya berkaitan dengan makanan.

Semuanya berawal saat saya mengalami fase kehamilan ( ini kehamilan untuk yang pertama kalinya ) entah kenapa semua makanan terasa membuatku frustasi. Nyaris aku membenci segala jenis makanan.

Semua makanan yang biasanya beraroma wangi menggugah selera ketika terhirup olehku berbau sangat menyebalkan, mual dan berakhir muntah. Di lidahku nyaris tak ada makanan yang terasa enak. Rasa asin, manis, gurih, pedas semuanya berakhir sama mual yang berujung muntah haha …

Memotret makanan pada fase kehamilan adalah menjadi hal yang sangat aku hindari. Aku bahkan tidak berani merieview makanan karena lidahku sangat tidak objektif pada masa tersebut. Aku tidak ingin merusak citra restauran dengan rating dan ulasan yang buruk karena kondisi yang sangat tidak biasa ini. Aku berkonsultasi ke dokter kesehatan dan mereka bilang itu adalah sebuah hal yang wajar ketika masa kehamilan saran mereka seberapa sering kamu muntah yang harus kamu lakukan adalah harus sering juga kamu makan lagi dan lagi.

Hal lain yang tak kalah membuat frustasi adalah setiap pagi dan sore aku harus melewati pasar dengan pedagang makanan yang beragam serta menggiurkan dan itu terasa siksaan yang menjadi rutinitas. Jika hari biasanya aromanya sangat menyenangkan dengan makanan yang enak namun saat tersebut ingin sekali tangan ini menulis ulasan dan rating buruk karena sepanjang perjalanan membuatku nyaris muntah dengan aroma yang membuatku mual. Jadi aku juga tidak berani makan di restauran atau kedai secara langsung karena khawatir ketika makan tiba-tiba muntah atau mual karena kehamilan yang pastinya akan menganggu selera makan pengunjung yang lain.

Keterangan: kedai makanan yang berjejer di pasar .

Jadi begitulah kisahku yang hampir menyerah menulis kontribusi di makanan, sebagai seorang local guide tentu saja ini adalah hal yang cukup menyedihkan. Tapi ketika semua ini telah berakhir aku akan kembali menulis ulasan dan menikmati beragam makanan dengan menyenangkan.

Adakah di sini yang mengalami hal sama ?

Mari berbagi pengalaman menjadi locsl guide di saat fase kehamilan.

Sampai jumpa di tulisan berikutnya ya.!

#ExperiencePregnantLocalGuide

#PengalamanLocalGuideSaatHamil

32 Likes

@Nyainurjanah Thanks for the post.

1 Like

My pleasure @SanjayBDLG have a great day!

1 Like

Semoga bisa segera bisa melalui fase ini Ibu, Dan semoga adik bayinya sehat, Dan bisa kembali berkontribusi di Google

1 Like

Terima kasih ya kak @Mauza_PedasTV

Iya nih selama fase banyak hal baru.

Semoga kita semua sehat selalu.

Salam kontribusi

Hai @Nyainurjanah .

Pokoknya Nyai ngga sendirian, memang jadi BUMIL banyak hal yang perubahan.

Jangan menyerah.

malah bisa bikin review makanan atau resto yang BUMIL friendly.

Toko yang menjual pakaian bayi yang lucu lucu,

Buat list ruang praktek bidan untuk Ibu ibu muda.

Nikmati perubahan ini.

Saya pun ikut mendoakan untuk kesehatan adek bayi seperti doanya @Mauza_PedasTV dan @SanjayBDLG

Mudah mudahan suamimu punya jurus seperti yang saya punya yaitu jurus SAPU JAGAD, makanan yang ngga abis aku abisin, dari pada mubazir.

Keep calm, stay healthy and always be happy.

2 Likes

Pak @BudiFXW

Alhamdulillah pak bayinya sudah lahir sehat laki-laki.

Pengalaman ini merupakan recap karena selama masa kehamilan saya tidak aktif menulis jadi sekarang semua kenangan masa masa hamil tersebut di tulis di sini nih biar menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Begitupun kontribusi di google maps semasa kehamilan yang belum sempat menulisnya setelaj melahirkan di tengan kesibukan menjadi orang tua baru menyempaykan menulis.

Terima kasih banyak pak.

1 Like

Selamat menjadi Ibu muda @Nyainurjanah .

Akan banyak tulisan tentang keseruan bersama adek bayi.

Sehat selalu untuk adek bayi dengan bundanya.

1 Like

Terima kasih untuk doanya pak,semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu.