Cobain Kue Cantik di Luke Artisan Bakery

Sebagai pemburu “kopi pagi”, beberapa waktu lalu saya dan teman-teman janjian ketemuan di salah satu kafe di jantung kota Malang. Letaknya tidak jauh dari Ijen Boulevard, salah satu kawasan yang dilestarikan oleh Pemerintah Kota Malang sebagai salah satu kawasan cagar budaya.

Oleh karena itu teman-teman tidak akan menjumpai rumah atau bangunan yang lebih tinggi dari dua lantai. Karena memang sudah aturannya demikian.

Adapun kafe yang saya maksud, letaknya di Jalan Pahlawan Trip, dulunya bekas perumahan dan juga kompleks sekolah serta lapangan latihan untuk para polisi.

Sekitar tahun 1995 atau 1996 saat saya masih SD, kawasan ini kemudian berubah menjadi perkantoran, ruko-ruko, gereja, dan beberapa rumah sudah tidak lagi ditempati penghuninya.

Nah Luke Artisan Bakery dulunya adalah rumah mewah yang sepertinya dijual oleh pemiliknya, lalu disulap menjadi sebuah kafe.

Pagi itu saya sengaja datang duluan sebelum teman-teman datang. Karena ada meeting yang harus saya hadiri secara daring. Sayangnya, tempat di Luke ini tidak terlalu luas ya. Nampaknya ia hanya memanfaatkan bagian depan bangunan saja.

Pada lantai satu, hanya ada empat meja, itu pun jarak antar mejanya sangat mepet, jadi tidak mungkin saya melakukan meeting di situ.

Lalu saya beranjak ke lantai dua. Cukup luas. Kurang lebih ada 8-10 meja dengan ukuran yang bervariasi. Jarak antar meja juga cukup lega. Namun sayangnya WIFInya agak lemot, hehehe.

Tak lama, pesanan saya datang. Ada Cafe Latte, kopi yang aman untuk mencoba di tempat baru. Juga saya memesan Lemon Cake alih-alih tiramisu yang sebenarnya juga sangat menggoda.

Tapi penasaran banget dengan Lemon Cake yang nampaknya segar setelah lidah dihajar kopi less sugar.

Kalau teman-teman duduk di lantai satu, bisa sambil menyaksikan para cheff dan juga asistennya menyiapkan kue-kue cantik yang dipajang lho! Menarik kan? Jadi ada semacam live cooking yang tentu akan menambah nafsu makan kita.

Saat saya kesana, suasananya ternyata ngga tenang-tenang amat. Karena ada beberapa anak sekolah (TK dan SD) yang bermain lari-larian, dari bawah ke atas, dari atas ke bawah dan seterusnya. Sayangnya, orangtuanya acuh dan tidak merasa bahwa anak-anak mereka tidak mengganggu pengunjung kafe lainnya.

Dekorasi interiornya didominasi warna-warna netral dengan sentuhan kayu, menciptakan nuansa yang pas untuk melepas penat. Rak-rak kacanya pagi itu dipenuhi berbagai jenis roti dan kue artisan yang tampak begitu menggoda.

Oh iya, menurut saya kopi di sini disajikan dengan cara yang sederhana, namun rasanya sangat otentik. Setiap tegukan terasa pahit yang seimbang, tanpa meninggalkan rasa asam yang mengganggu di lidah. Aroma dark roast-nya memenuhi indra penciuman, memberikan sensasi kenikmatan yang mendalam. Ini tipe kopi yang saya suka. Dalam tapi tidak asam.

Lalu, giliran Lemon Cake yang menjadi bintang utama. Saat sendok pertama menyentuh kue ini, teksturnya begitu lembut, meluncur dengan mudah dalam mulut saya.

Lapisan kuenya terasa lumer di mulut, tidak terlalu manis, dengan rasa gurih yang pas. Kejutan datang dari lapisan berwarna kuning dan beberapa “serutan” lemon sepertinya. Masam, tapi tidak berlebihan, justru di dalam mulut jadi segar. Selain itu juga memberikan sentuhan rasa pahit yang melengkapi kelembutan krimnya. Kombinasi rasa manis, asam, sedikit pahit kulit lemon, dan gurih menciptakan harmoni yang sempurna di setiap gigitan.

Menikmati kopi dan cake di sini bukan sekadar makan dan minum. Namun lebih pada pengalaman menikmati sebuah karya seni ciyee. Setiap detail, mulai dari tekstur kue hingga aroma kopi, terasa dipikirkan dengan matang.

Teman saya memesan kopi yang sama dan juga strawberry croisant dan ada juga choux. Untuk yang croisant ini saya no comment ya karena tidak begitu suka dengan croisant akhirnya saya tidak ikut mencicipi. Kalau untuk choux, krimnya manis melimpah dengan dibalut kulit yang gurih.

Meskipun menurut saya harganya tidak bisa dikatakan murah, tapi sebanding dengan rasa, aroma, dan juga pelayanannya. Kalau suasananya lebih tenang mungkin saya bisa mempertimbangkan lagi untuk berkunjung dan kali lain memesan tiramisu cake.

Lokasi Luke Artisan Bakery bisa teman-teman lihat di sini yaa :

Semoga ulasan ini bermanfaat untuk teman-teman!

16 Likes

Selalu seru baca ceritanya! Terima kasih telah berbagi @jihanmw

waaa terimakasih juga master @NunungAfuah udah selalu mampir ke tulisanku dan memberi masukan-masukan agar tulisan di Local Guides Connect ini jadi lebih baik lagi, uwuwuw, thankyou somuchh mbakku <3

Delicious food i love pastry😋

Yes, this pastry so yummy! Thankyou for ur kind word @MohammadPalash ^^

1 Like