Halo teman-teman local guides dunia! ![]()
![]()
Nyai Titik, Ratu Hantu Rimba, Menyapa Semuaaaa,
Setelah lelah menyusuri jalur setapak berbatu dan menikmati keindahan pedalaman, perjalanan belum lengkap rasanya tanpa melipir ke deretan kios cinderamata di kawasan wisata ini. Di sepanjang jalur dan gerbang perkampungan, mata kita akan dimanjakan dengan berbagai macam suvenir menarik hasil karya warga lokal.
Mulai dari aneka kerajinan tangan tradisional, kain tenun ikat biru hitam khas Baduy Luar, baju adat, daster, hingga kaos dan topi caping atau ikat kepala dengan sentuhan kain khas Baduy yang unik.
Namun, dari sekian banyak pilihan buah tangan yang dijajakan, pilihan saya jatuh pada madu murni khas lokal. Madu hutan asli ini dibanderol dengan harga Rp150.000 per botolnya. Selain berkhasiat untuk menjaga stamina tubuh, membawa pulang sebotol madu ini juga menjadi bentuk dukungan nyata bagi perekonomian warga lokal yang telaten meracik hasil alam pedalaman.
Bagaimana teman-teman sesama Local Guides? Kalau berkunjung ke tempat wisata adat seperti ini, tipe suvenir apa yang paling kalian incar? Apakah kain tradisional, kerajinan tangan, atau justru oleh-oleh khas berupa hasil alam seperti madu ini? Yuk, bagikan cerita kalian di kolom komentar di bawah ini!
Salam hangat dan sampai jumpa di petualangan seru berikutnya.
Nyai Titik, Ratu Hantu Rimba !
Bertarung Kita Bisa !
Berkarya Sudah Ada Fakta Sangat Nyata !
Sukses Butuh Proses !
Terima Kasih !
https://maps.app.goo.gl/nRZJmLQkb8fSptdE9?g_st=ic
https://maps.app.goo.gl/fNAYG9zuGQ6fejae8?g_st=ic
@sumanbd , ini untukmu













