Gak nyangka, Salome, sebutan untuk bakso tusuk di Bima, ini ternyata lebih dari sebuah jajanan ecek-ecek. Meski hanya dijajakan dengan sepeda motor, namun Salome ini ternyata sangat full daging. Berbeda dengan bakso tusuk pada umumnya di sudut Jogja ataupun Jakarta yang sering saya beli. Rasa gurih dan tekstur daging sapi sangat terasa di Salome Bima ini. Saking ketagihannya, saya yang sekarang di Sumbawa, pesan sama mertua kalau ke sini bawa Salome yang banyak. Haha. Enak beneran. Bakso di warung bahkan resto pun saya berani jamin kalah. Ini menu yang gak disangka-sangka, wajib dicoba kalau liburan ke Bima, NTB. Cuma di Bima ya yang Salomenya enak menurut saya. Di Sumbawa kurang terasa dagingnya.
8 Likes
Sebentar, sebentar. Salome? Namanya unik, ya, Kak @SaktiMeca ? Kalau di Jawa, beberapa orang barangkali akan bereaksi berbeda. Ahahaa…
Tapi menarik, sih. Bakso tusuk. Berarti disantapnya tanpa kuah, kan, ya? Kalau di tempat saya, namanya pentol sunduk, atau pentol kojek. Artinya ya sama saja: bakso tusuk. Hahaa…
Terima kasih sudah berbagi cerita yang bikin lapar… :))
