Quality for Support Small buisnesses. Street Fruits

This post uses Bahasa Indonesia, tap to the top right corner and select your language for translation.

Semenjak saya mengenal program local guide ada satu hal yang paling menarik perhatian yaitu kampanye local guide yang mendukung bisnis kecil.Semenjak kecil memang lingkungan saya selalu mengajarkan untuk mendukung bisnis di sekitar rumah alasan yang sering orang kemukakan adalah nanti kalau kamu kesusahan orang yang di minta tolong pasti warga terdekat. Hmmm masuk akal juga. Nah salah satu buisness yang termasuk favorit adalah penjual buah musimam di pinggir jalan.

Keterangan: pedagang buah di pinggir jalan

Saya faham bahwa mereka adalah para pebisnis yang harus kita dukung supaya mereka tetap bisa mendapatkan nafkah untuk menghidupi keluarganya. Tapi sebagai seorang local guide tentunya saya ingin dukungan ini di berikan kepada mereka yang benar benar layak membutuhkannya. Belakangan saya merasa ada beberapa hal yang mengganjal dari para pebisnis ini, diantaranya :

  • Mendirikan bangunan semi permanen di pinggir jalan ( illegal) tanpa ada ruang bagi pejalan kaki hasilnya adalah jalanan menjadi macet dan kumuh.
  • Memanipulasi customer yang kurang aware seringkali harga buah ditulis dalam papan dalam takaran setengah kilo, angka 1 sangat besar dan jelas sementara tanda /2 di tulis sangat kecil dan samar sehingga semua orang menyangka itu adalah harga per kilogram.
  • Terkadang ada harga yang di pajang besar besar sangat murah ternyata itu adalah untuk buah yang keci dan hampir busuk, harga buah segar berbeda lagi dan harganya tidak di pajang.
  • Diskriminasi harga terhadapap pengemudi motor atau mobil, ada juga kasus beda harga terhadap orang lokal dan luar kota.

Keterangan :pedagang buah jeruk musiman

Terlepas dari itu semua berbelanja di pedagang buah jalanan tetap menjadi favorit karena menawarkan buah segar alami tanpa di awetkan di freezer dan juga bisa mendapatkan harga yang pas.Bahkan tidak sedikit buah yang di jajakan masih sangat baru dengan getah yang masih menetes segar.

Tentu saja kelemahan yang saya sebutkan di atas harus menjadi perhatian para pebisnis kecil jangan sampai pembeli kapok dan beralih ke supermarket besar dengan modal besar pula. Dukungan kita lah yang akan membuat para pedagang kecil tetap survive. Selain faktor dari pembeli dari pedagang juga harus terus meningkatkan kualitas dan pelayanan. Buah dagangan harus dalam kondisi baik janhan sesekali mencampurnya dengan buah afkir berharap pembeli tidak tahu kualitas,berprilaku jujur dan bahkan lakukan upgrade misal dengan menerima pembayaran non tunai melalui rekening atau dompet digital salah satunya.

Akhir dari tulisan ini semoga pengalaman buruk yang dialami dalam mendukung bisnis kecil ini tidak menyurutkan niat baik kita untuk terus mengedukasi dan mendukung penuh bisnis kecil.

#LocalGuidesSupportSmallBuisnesses

Terima kasih

18 Likes