Gambar utama di bantu edit oleh AI
Pentingnya KRL Commuter Line Stasiun Palmerah bagi Masyarakat Perbatasan
Halo komunitas Pemandu Lokal semuanya!
Pagi ini, saya ingin membagikan cerita nyata tentang betapa pentingnya peran KRL Commuter Line bagi masyarakat di wilayah perbatasan seperti Tangerang Kabupaten (kawasan Adiyasa) yang berkegiatan di Jakarta.
Bagi kami, kereta api ini adalah akses utama dan urat nadi perekonomian yang sangat vital. Jika menggunakan mobil pribadi untuk bekerja atau berniaga ke Jakarta, kami harus menempuh kemacetan parah selama 3 hingga 4 jam, atau minimal 2 jam via tol dengan biaya bensin dan tol mencapai ratusan ribu rupiah setiap harinya.
Namun, semua beban itu teratasi berkat adanya KRL. Hanya dengan harga tiket Rp6.000 saja dari Stasiun Tigaraksa menuju Stasiun Palmerah, masyarakat bisa tiba di pusat kota Jakarta dengan cepat dan hemat. Bisa dibilang, tanpa adanya jalur kereta ini, aktivitas kerja masyarakat pinggiran bisa lumpuh total.
Stasiun Palmerah sendiri merupakan salah satu stasiun tujuan terpadat. Di setiap jam berangkat kerja, stasiun ini dipadati lautan manusia. Palmerah menjadi titik turun penumpang terbesar, sehingga setelah melewati stasiun ini, kondisi di dalam gerbong kereta biasanya langsung menjadi kosong dan lengang.
Infrastruktur di Stasiun Palmerah juga sudah sangat lengkap dan ramah terhadap para penyandang disabilitas. Selain menyediakan tangga manual dan eskalator, stasiun ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas lift khusus. Kehadiran lift ini memastikan akses transportasi publik yang aman dan nyaman bagi semua kalangan tanpa hambatan.
Tips & Saran Berkendara dari Saya:
Bagi Anda yang menggunakan KRL hanya untuk pergi berbelanja di Jakarta, tolong hindari jam berangkat kerja dan jam pulang kantor (mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari). Berangkatlah setelah jam sibuk kantor lewat dan pulanglah sebelum jam pulang kerja tiba agar kondisi gerbong masih lengang dan perjalanan belanja Anda jauh lebih leluasa.
Bagaimana dengan sistem transportasi komuter di negara Anda? Apakah stasiun di tempat Anda juga sudah ramah disabilitas? Silakan bagikan cerita Anda di kolom komentar!
Salam hangat dari Indonesia,
Titik Mariati
https://maps.app.goo.gl/UnNqNA5SwUSo5w5Q8?g_st=ic
Pas di depan jembatan ini ada tukang combro, saya suka sekali . Combro nya kecil-kecil, imut tapi rasanya enak









