Pejuang Subuh di Peron 1: Cerita Komuter, Aksesibilitas, dan Keselamatan Rel Stasiun Tigaraksa ![]()
Halo teman-teman kontributor dunia! ![]()
Permisi Bapak @MortenCopenhagen, selamat pagi, waktu Indonesia Bapak, ini saya beri satu bukti perubahan saya, kepada Bapak Morten yaa , biar hati Bapak tenang, ![]()
Foto ini saya ambil beberapa jam yang lalu , lebih tepatnya jam 05.00 WIB Bapak, saat saya mengantarkan suami saya ke stasiun untuk berangkat bekerja. Saya ambil spesial untuk Bapak Morten dengan tujuan saya ingin menebus kesalahan saya. Saya akan berusaha untuk ke depannya saya akan semakin baik kembali. Sudah ya Bapak yaaaa
Maapin saya ya Bapak Morten, ![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
https://maps.app.goo.gl/u6kFEcgTo2HL33tV8?g_st=ic
-Rutinitas Komuter & Parkir Dua Bersaudara: Pagi ini sebelum pukul 5 pagi, saya mengambil jepretan suasana segar peron Stasiun Tigaraksa.
Kereta Commuter Line tujuan Tanah Abang yang biasa dinaiki suami saya untuk bekerja selalu bersiap meluncur tepat di Peron 1 pada pukul 05.00 WIB pagi, dengan tarif tiket perjalanan yang sangat terjangkau yaitu hanya sebesar Rp7.000 saja.
https://maps.app.goo.gl/4gtAzEa7YsTpi66D9?g_st=ic
Menariknya, titik PIN spasial untuk Stasiun Tigaraksa dan pangkalan Parkir Dua Bersaudara milik Pak Iwan di sekitar lokasi ini merupakan hasil buatan saya sendiri di peta untuk memudahkan navigasi sesama pengguna jalan . Tarif penitipan motor di sini sangat murah, yaitu Rp5.000 untuk harian dan Rp15.000 jika menginap dengan sistem penanda stiker tanggal masuk di stang motor.
-
Aksesibilitas Tata Ruang Lantai Flat: Kondisi infrastruktur di dalam area Stasiun Tigaraksa ini dirancang cukup lapang, bersih, dan sangat memperhatikan kenyamanan penumpang. Seluruh area lantai peron, ruang tunggu utama, hingga jalur akses masuk dari area parkir dirancang dengan permukaan flat, rata, mulus, serta flat tanpa undakan tangga yang menyulitkan. Desain ramah aksesibilitas ini memberikan kemudahan dan rasa aman yang tinggi bagi pergerakan penumpang yang membawa barang bawaan logistik berat, tas troli, maupun ramah untuk anak-anak dan lansia.
-Peringatan Keselamatan Rel Ganda Menonjol: Namun, bagi para pengguna jalan yang melintas di area luar stasiun, khususnya pengendara sepeda motor, harap ekstra waspada di area perlintasan sebidang rel kereta ganda. Kita harus ekstra hati-hati melihat kanan dan kiri karena frekuensi kereta melintas sangat tinggi, ditambah jalur ini padat dilalui mobil truk-truk besar bermuatan berat logistik. Besi rel kereta di perlintasan ini memiliki tonjolan yang terlalu dalam ke atas jalan raya dan tidak rata. Kondisi ini berpotensi tinggi membuat roda motor tergelincir. Saya pribadi memiliki memori buruk di mana mesin motor terdahulu saya pernah terbentur keras rel menonjol ini hingga olinya bocor parah dan harus turun mesin total, bahkan subuh pagi ini pun roda motor saya sempat hampir tergelincir kembali. Mohon utamakan keselamatan bersama.
Apakah di stasiun wilayah tempat tinggal teman-teman semua juga terdapat fasilitas penitipan kendaraan rumahan yang unik atau tantangan perlintasan rel menonjol seperti di tempat saya? Yuk, mari kita saling berbagi cerita di kolom komentar bawah!
Sukses butuh proses!
Dan nyali butuh bukti nyata! ![]()
![]()
Terima kasih! ![]()
@TravellerG @Ayaanali












