Mangrovestasi 2018 merupakan salah satu program penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan oleh pegiat sosial dari UPK HIMPS (Himpunan Mahasiswa Peduli Sosial) FISIP UNDIP Banyak agenda yang kami lakukan disini selain daripada penanaman bibit itu sendiri, yaitu melihat proses pengolahan mangrove.
Mangrovestasi tahun 2018 mengambil judul “Kegiatan Penanaman 1000 Mangrove” yang diadakan di Pantai Glagah Wangi yang berlokasi di Desa: Tambakbulusan, Dukuh, Bongsari, Kec. Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Acara ini dilakukan satu hari dari pagi hingga sore hari.
|
|
| - |
| Lokasi awal menaiki perahu menuju lokasi penanaman. |
Pemandangan sebelum memasuki hutan mangrove bisa dibilang panas dan gersang, banyak perahu lalu-lalang mengantarkan wisatawan atau pegiat sosial untuk melakukan aktivitas atau refreshing disana.
|
|
| - |
| Pemandangan Pohon Mangrove |
Penanaman dilakukan pagi hari, namun Sebelum masuk ke tempat kegiatan penanaman mangrove, kita harus menaiki perahu selama kurang lebih 10 menit untuk sampai ke lokasi.
Sepanjang perjalanan, kita dihadapkan pada pohon-pohon mangrove yang rindang serta gurauan teman satu perahu yang bukan hanya berasal dari satu Fakultas saja.
Ini merupakan pengalaman pertamaku untuk mendatangi hutan mangrove sekaligus kegiatan penanaman.Karena di lokasi tempat aku tinggal dulu di Metro, Lampung berada di tengah wilayah dan bukan wilayah pesisir jadi untuk tumbuhan mangrove sendiri tidak ada.
Banyak pelajaran yang aku dapatkan ketika melihat langsung disekeliling hutan Mangrove, salah satunya berbagai jenis dari mangrove itu sendiri ada jenis api-api (avicenia alba), bakau (rhizophora mucronta), dan sonneratia.
|
|| - |
| Lokasi pembukaan kegiatan. @PDD HIMPS 2018 |
Sesampainya di lokasi, kita melangsungkan kegiatan pembukaan yang dibuka langung oleh Ketua Pelaksana dan sponsor. Ketua Pelaksana menyampaikan banyak hal termasuk tentang sosialisasi penanaman, dan rangkaian acara kedepannya, salah satunya tentang pengolahan bibit mengrove menjadi makanan, kerupuk, puding, dan ice cream serta dan hal-hal lainnya
Setelah pembukaan, kita langsung menanam mangrove, penanaman dilakukan kurang dari 60 menit dengan mangrove yang di tanam 1000 bibit.
Selama menanam mangrove banyak hal seru yang didapat selain menemukan makna menanam itu sendiri, tetutama untuk lebih peka terhadap alam yang telah memberikan segala sesuatu untuk kita
Ombak yang alam berikan untuk menciptakan abrasipun layaknya memberikan peringatan untuk kita lebih cinta lagi terhadap bumi kita ini.
“Satu Ajir, Satu Bibit” perintah sederhana namun sangat mengena. Tanam satu, tumbuh satu, hilang satu. Aku sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk dititik ini, melakukan penanaman dan diberikan pembalajaran lebih dalam hal menanam mangrove.
Setelah melakukan penanaman mangrove, agenda selanjutnya adalah melakukan pelatihan pengolahan mangrove. Disini kita diajarkan untuk mengolah mangrove untuk menjadi kripik mangrove.
Pengalaman seru ini akhirnya selesai pada sore hari. Membawa kita kembali ke Tembalang menuju Kampus FISIP Undip. Terima kasih ku untuk HIMPS.



