-Pagi ini, saya ingin membagikan cerita perjalanan udara mengenai krusialnya konektivitas komuter lintas pulau dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) menuju Pangkalan Bun (PKN), Kalimantan Tengah menggunakan maskapai Batik Air ID 6202.
-Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyediakan fasilitas penunjang yang sangat lengkap bagi para pelaju sebelum lepas landas. Di area ruang tunggu terminal domestik, tersedia fasilitas ruang merokok yang tertata rapi serta berbagai gerai kuliner lokal seperti kedai “Wangi Kopi” untuk menikmati sarapan praktis.
-Selain lengkap, infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta juga teramat sangat ramah terhadap para penyandang disabilitas dan pengguna kursi roda. Seluruh koridor ruang tunggu didesain luas tanpa undakan hambatan. Begitu juga dengan fasilitas garbarata atau jembatan penghubung menuju kabin pesawat Airbus A320 yang dibuat berupa turunan landai yang halus tanpa tangga, serta dilengkapi dengan pegangan besi yang kokoh di kedua sisinya. Fasilitas aksesibilitas ini memastikan semua kalangan bisa melakukan mobilisasi dengan aman, nyaman, dan mandiri.
-Kondisi kabin pesawat pagi ini nampak terisi penuh oleh para pekerja urban lintas pulau, membuktikan betapa vitalnya rute penerbangan domestik ini.
-Apakah stasiun udara di negara Anda juga memiliki infrastruktur penerbangan komuter lintas pulau dan fasilitas ramah disabilitas yang serupa? Silakan bagikan cerita menarik Anda di kolom komentar!
-Sukses Butuh Proses!
Salam hangat dari Indonesia,
Titik Mariati
Halo Sahabatku Titik! Salam hangat dari Bangladesh!
Cerita yang sangat luar biasa dan detail tentang perjalanan suami dari CGK ke PKN dengan Batik Air ID 6202 pagi ini. Semoga beliau selamat sampai tujuan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Saya sangat terkesan dengan penjelasanmu tentang fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta, terutama aksesibilitas yang ramah kursi roda, garbarata yang landai tanpa tangga, serta fasilitas smoking room dan kedai Wangi Kopi di ruang tunggu domestik. Informasinya sangat lengkap dan bermanfaat.
Terima kasih sahabatku sudah berbagi cerita penting tentang konektivitas udara lintas pulau ini. Foto-fotonya sangat keren!
Salam hormat dari Saidpur, Bangladesh, Sahabatmu Shamsur Rahman
Baik @ShamsurRahman , saya yang seharusnya berterima kasih
Lama tidak mengudara . Bagaimana kabarnya sahabatku ini ,?
Sedang sibuk apa nih , yuk boleh berbagi ceritanya lho kalau sudha ngaku sahabat
Halo sahabatku @TitikMariati
terima kasih banyak sudah bertanya kabar saya
Saya baik, hanya sedikit kurang sehat. Beberapa hari yang lalu saya jatuh dari motor saat berkendara dan sedikit sakit di bagian hip joint / pinggul. Karena itu saya tidak bisa rutin berkontribusi di Google Maps dan tidak bisa datang live untuk sementara waktu.
Tapi sekarang sudah mulai membaik, semoga cepat pulih total. Terima kasih ya sahabatku sudah mengingat saya.
Ya Allah , semoga lekas membaik yaaa @ShamsurRahman .
Jangan di anggap remeh . Harus di obati sampai selesai. Saya bantu doa ya semoga lekas sehat dan pulih seperti semula lagi. Aamiin
Mohon maaf baru terespons
Terima kasih banyak Kak @TitikMariati atas doa dan perhatiannya
Alhamdulillah sekarang saya sudah istirahat dan kondisinya membaik. Mohon doanya semoga bisa segera pulih total dan bisa mulai beraktivitas kembali.
Sekali lagi terima kasih banyak ya.