Hallo semuanyaa!!
Okee, di edisi ini aku bakalan nulis dengan Bahasa Indonesia, secara pribadi aku bukan orang yang pintar menggunakan bahasa inggris dalam kehidupan sehari-hari dan takut grammarnya salah. Tapi hal ini gak penting, yang penting adalah aku mau share pengalamanku waktu liburan di daerah Dieng
Mungkin aku bukan seperti kebanyakan orang yang datang ke tempat hype, berburu foto, mencari foto terbaik dan posting di social media dan berharap mendapat banyak likes atau komentar dari postingan tapi aku lebih suka sharing apa yang pernah aku lewati terlepas kalian suka atau engga :))
oke mari kita mulai!!
perjalanan menuju Dieng sebenernya penuh pertimbangan, karena sebelum aku dan teman-temanku memustukan untuk liburan disana ternyata Dieng sedang dilanda cuaca dingin yang ekstrim karena kita jalan di bulan kemarau yang notabenenya cuaca malam hari sangat dingin. Aku berempat dengan temanku menggunakan mobil, kita awalnya mau menggunakan motor tapi menurut cuaca dari google weather dan petunjuk alam lainnya kita akhirnya ganti menggunakan mobil agar lebih aman dan tidak kedinginan.
perjalanan dari Jogja ke Dieng ssebenernya tidak terlalu lama, malam itu kita start dari Jogja jam 8 malam dan sampai di Kota Magelang jam 9 dan mampir di Kupat Tahu Pelopor, sayang banget aku lupa foto tempat makannya padahal ini cukup legendaris dan enak.
lanjut perjalanan kita sampai di daerah Wonosobo sekitar jam 11 malam setelah sebelumnya melewati daerah Temanggung-Parakan-Wonosobo. akhirnya kita memutuskan berangkat ke Dieng jam 12 malam setelah sebelumnya kita makan malam. Jarak Wonosobo-Dieng tidak terlalu jauh, sekitar 45 menit dari kotanya dan kita sampai di Dieng.
Hal pertama yang didapat adalah kabut tebal dan angin yang cukup kencang, alhasil kita berempat kedinginan bahkan kita gak ada yang berani keluar mobil dan beberapa minuman yang kita beli diwarung pun ternyata juga ikut dingin. Kita tidur di mobil sampai jam 3 pagi dan menuju tempat Sikunir. Tempatnya tidak terlalu jauh sekitar 10-15 menit dari pusat Dieng.
Kita tracking ke atas Bukit SIkunir sekitar jam 4 kurang dan sampai di puncak setengah jam kemudian. dan selama perjalanan kita benar-benar kedinginan bahkan 1 dari temanku ada yang udah ga kuat buat naik bukit. menunggu sekitar 1 jam sampai jam 5 lebih akhirnya kita mendapatkan apa yang ditunggu yaitu golden sunrise sikunir, bisa dibilang ini sunrise yang cukup epic karena suasana dan alam yang didapatkan luar biasa.
setelah kita menikmati sunrise, kita turun melewati jalan yang sama dan mendapatkan pemandangan alam yang luar biasa bahkan gak nyangka bakalan dapat pemandangan danau, pegunungan dan tentunya matahari tadi.
itu tadi sekilas cerita pengalamanku di Dieng, sebenarnya banyak tempat wisata yang aku kunjungi di Dieng, gak hanya di SIkunir, kita juga masuk ke area wisata kawah, telaga warna, candi-candi, tapi menurutku yang paling bagus ya di sikunir. Ada beberapa pengalaman yang kurang mengenakan hati, pertama adalah bea masuk ke wisata Dieng bisa dibilang cukup mahal dimana aku bandingkan 2 tahun yang lalu, untuk masuk wisata dieng kita merogoh kocek 10 ribu rupiah per orang, parkir mobil 5 ribu tiap wisata, masuk ke kawah 15 ribu rupiah, masuk sikunir 10 ribu rupiah. Padahal 2 tahun lalu semua bea masuk rata-rata 5 ribu dan untuk parkir sukarela.
Sebenarnya saya tidak mempersalahkan kenaikan harga tersebut, tapi yang jadi masalah adalah kita membayar lebih untuk hal yang sama sekitar 2 tahun lalu dan tidak ada peningkatan pelayanan dari orang/tempat wisata tersebut. tapi intinya semua hal tadi adalah pengalaman yang wajib kalian coba :))
ada beberapa makanan yang wajib dicoba ketika mengunjungi beberapa daerah waktu aku melakukan perjalanan ini dan semuanya kalian bisa cek di google maps dan tentunya sudah saya review hehe :))
-
Kupat Tahu Pelopor (Magelang)
-
Jajanan di daerah Sikunir (Dieng)
-
Mie Ongklok Longkrang (Wonosobo)
TIPS : bagi kalian yang akan melakukan perjalanan ke Dieng, silahkan lengkapi barang bawaan kalian dengan sarung tangan, masker, jaket tebal. Jangan lupa untuk mengecek cuaca karena itu hal yang penting dan jangan buang sampah sembarangan di daerah wisata yaa
Selamat mencoba


