Pagi tadi saya berkunjung ke kelenteng suci nurani yang ada di kota banjarmasin. Hari ini ada perayaan cap go meh yang digelar 15 hari setelah imlek.
Suasana kelenteng terlihat lebih semarak. Halamannya dihiasi lampion warna merah. Pada bagian dalam terdapat lilin berukuran sedang hingga besar. Semuanya berwarna merah dan menyala.
Altar-altar para dewa tampak penuh terisi aneka buah. Tumpukan kertas doa yang dibentuk khusus juga ada di sana.
Pada vas besar untuk menancapkan duta terdapat rangkaian bunga berbentuk bundar. Menggunakan bunga melati dan sedikit mawar merah.
Saat satu per satu umat datang, ruangan mulai dipenuhi asap hio. Suasana tetap tenang dan syahdu. Usai bersembahyang, kertas doa dibakar di pagoda yang ada di halaman kelenteng. Barulah mereka menyudahi sembahyang dan kembali melanjutkan aktivitasnya.
Satu hal yang saya ingat waktu ada perayaan Cap Go Meh begini, dulu tetangga yang merayakan Cap Go Meh selalu membagikan lontong cap go meh ke tetangga-tetangga sekitar. Enak banget! Tapi itu dulu sewaktu yang sepuh-sepuh masih sehat. Hehee…
Kalau di Banjarmasin ada juga tradisi seperti itu, ga, sih, Kak @Siutari ?
Di banjarmasin nggak ada kak@iorikun301 kemarin dapat info dari pengelola kelenteng, pengunjung bisa mencicipi lontong cap go meh di kelentang. Sayangnya malam hari.
Terima kasih sudah berbagi informasi seputar klenteng di Kota Banjarmasin, karena acara cap go meh pastinya sangat ramai ya dan seperti kata @iorikun301 kalau bicara soal cap go meh pasti langsung ingat dengan lontong.
Saya ingin menginformasikan bahwa saya mengganti tag bahasa pada post kamu dari Bahasa Italia ke Bahasa Indonesia, mengingat post yang kamu tuliskan adalah dalam Bahasa Indonesia. Hal ini juga akan membuat post kamu lebih mudah dicari oleh Local Guides yang berbahasa Indonesia. Untuk informasi seputar pencarian post berdasarkan bahasa dapat kamu baca di artikel ini How do I find posts in my preferred language?