BOGOR, Sabtu 15 September 2018 Tepat hari ini, masyarakat di seluruh dunia bergerak untuk menciptakan planet bumi semakin bersih. Adalah acara puncak World Clean Up Day (WCUD). Tidak terkecuali di Kota Bogor, tempat 8kami tinggal. Bersama dengan 26 komunitas lokal dan pemerintah kami bergerak dengan membersihkan tempat-tempat publik. Tema lokal kami Bebersih Bogor (bahasa Sunda) atau Membersihkan Bogor (bahasa Indonesia). Komunitas lokal Bogor bersama masyarakat di seluruh dunia bergerak bersama.
Mulai pukul 06.00 satu persatu relawan datang di titik kumpul di Tugu Kujang. Tugu Kujang adalah landmark Kota Bogor. Ada sekitar 150 orang dari 13 organisasi komunitas lokal yang datang. Mereka dengan latar belakang usia beragam. Dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Setelah kami mendapat briefing dari panitia, semua peserta yang hadir bersiap-siap menyambut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Walikota Bogor Bima Arya bersama rombongan.
Sekitar pukul 07.10 rombongan tiba di Tugu Kujang disambut panitia Bebersih Bogor. Panitia memberikan penjelasan kepada rombongan sekaligus memperkenalkan komunitas yang hadir. Setelah mendapat penjelasan dari panitia, giliran Bima Arya memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, Bima Arya mengatakan Bogor pada tahun2018 mendapat predikat menjadi Kota paling dicintai ke tiga di dunia tahun 2018 versi polling yang dilakukan oleh WWF. Sebagai catatan, pada 2016 Kota Bogor menjadi Kota paling dicintai hasil polling WWF yang diikuti oleh netizen.
Sementara Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menggaris bawahi pentingnya komunitas. Ini sangat Indonesia. Kebiasaan orang Indonesia berkumpul, berdiskusi dan bekerjasama, seperti hari ini dalam acara Bebersih Bogor adalah wujud niat baik dengan Gotong Royong. Gotong Royong sendiri berarti bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan masalah. Sebuah semangat kolektif yang sangat baik. Pukul 08.00 peserta Bebersih Bogor bergerak dari Tugu Kujang melewati pedestrian sisi selatan Kebun Raya Bogor menuju Jalan Suryakencana.
Sementara empat titik aksi Bebersih Bogor mulai menjalankan aksi. Mereka ada di Tugu Kujang, Suryakencana, Air Mancur dan Sungai Ciliwung di Jembatan Ciliwung Cibuluh. Saya sendiri bersama beberapa relawan Bogor Ciliwung Community dan Bogor Local Guides @RizalMalik@Nadyna29 , @user_not_found menuju titik Clean Up di sungai Ciliwung. Ini meet up pertama dengan Rizal dan Nadyna.
Sebuah aksi kolaboratif yang harus dilanjutkan tidak hanya di acara World Clean Up Day saja. Tetapi dilakukan terus menerus dan bersama-sama. Mari kita wujudkan dunia bersih dan berkelanjutan.
Great that Bogor Local Guides was acting in this great event @RiverDefender
I don’t have a feedback from my country about the event, so I decided to explore, minutes ago, the eco center in my area. I will write a post tomorrow about it
Semoga saja kami terus memiliki semangat dan energi seperti air yang terus mengalir. Karena bukan perkara mudah menggugah kesadaran kolektif masyarakat, pemerintah, dunia usaha, akademisi dan NGO.
@RiverDefender Sorry for late reply… Another successful turn out for you on behalf of Bogar, I was doing some research about rivers and Ciliwung river came up in the top 10 worst in the world, So impact on Indonesia is really big, I think next they should make you a community Celebrity and be recognized from this day on.
My self I just completed my [Recap] Here and I have made a video please take take a look